Halaman Monitoring Tagihan digunakan untuk memantau seluruh tagihan penyewa dalam satu tempat.
Di halaman ini, pengelola bisa melihat:
Total piutang
Tagihan yang sudah jatuh tempo
Tagihan yang sudah lunas
Transaksi pembayaran
Detail faktur/tagihan penyewa
Sisa tagihan yang belum dibayar
Halaman ini membantu pengelola mengetahui kondisi tagihan kost secara cepat tanpa harus membuka data penyewa satu per satu.
Melalui halaman ini, pengelola bisa:
Melihat tagihan yang sudah diterbitkan.
Melihat tagihan yang belum lunas.
Melihat tagihan yang sudah jatuh tempo.
Melihat tagihan yang sudah lunas.
Melihat transaksi pembayaran yang sudah masuk.
Mencari tagihan berdasarkan nama penyewa, kamar, property, atau nomor faktur.
Memfilter tagihan berdasarkan periode tanggal.
Memfilter berdasarkan property.
Membuka detail tagihan penyewa.
Di bagian atas halaman tersedia filter untuk mempermudah pencarian data.
Filter periode digunakan untuk menentukan rentang tanggal data yang ingin dilihat.
Pilihan periode:
Hari Ini
7 Hari Terakhir
Bulan Ini
Custom
Semua Tanggal
Menampilkan data berdasarkan tanggal hari ini.
Cocok untuk melihat aktivitas tagihan dan pembayaran hari ini.
Menampilkan data dalam 7 hari terakhir.
Cocok untuk melihat tagihan atau pembayaran yang baru terjadi dalam minggu ini.
Menampilkan data pada bulan berjalan.
Ini adalah pilihan yang umum digunakan untuk monitoring tagihan bulanan.
Pengelola bisa memilih tanggal awal dan tanggal akhir sendiri.
Gunakan pilihan ini jika ingin melihat data pada periode tertentu.
Contoh:
1 Juni sampai 15 Juni
1 Januari sampai 31 Januari
Periode laporan tertentu
Menampilkan data dari semua tanggal yang tersedia.
Gunakan pilihan ini jika ingin melihat seluruh riwayat tagihan tanpa dibatasi periode.
Jika memilih periode Custom, pengelola bisa mengisi:
Tanggal Dari
Tanggal Sampai
Contoh:
Tanggal Dari: 2026-06-01
Tanggal Sampai: 2026-06-30
Jika periode bukan Custom, tanggal biasanya mengikuti pilihan periode yang dipilih.
Filter property digunakan untuk menampilkan data tagihan dari property tertentu.
Contoh:
Semua Property
Kost Mawar
Kost Melati
Rumah Sewa Ahmad Yani
Jika pengelola memiliki banyak property, filter ini membantu melihat tagihan per lokasi.
Kolom pencarian digunakan untuk mencari data tagihan lebih cepat.
Pengelola bisa mencari berdasarkan:
Nomor faktur
Nama penyewa
Nomor HP penyewa
Kode penyewa
Nama property
Nama kamar
Nomor kamar
Metode pembayaran
Contoh pencarian:
“INV”
“Siti”
“A1”
“0812”
“Kost Mawar”
Limit digunakan untuk menentukan jumlah data yang ditampilkan per halaman.
Pilihan limit:
10 data
15 data
25 data
50 data
100 data
Jika data banyak, gunakan pagination di bagian bawah tabel untuk melihat halaman berikutnya.
Tombol Reset digunakan untuk mengembalikan filter ke kondisi awal.
Gunakan tombol ini jika ingin membersihkan pencarian dan kembali melihat data default.
Di bagian atas halaman, ada beberapa kartu ringkasan.
Kartu ini membantu pengelola melihat kondisi tagihan secara cepat.
Kartu Total Piutang menampilkan jumlah tagihan yang masih belum lunas.
Yang dihitung adalah tagihan dengan status:
Terbit
Sebagian
Jika tagihan sudah lunas, maka tidak masuk ke piutang.
Total piutang membantu pengelola mengetahui berapa uang sewa yang masih harus ditagih.
Total faktur: Rp 500.000
Sudah dibayar: Rp 200.000
Sisa tagihan: Rp 300.000
Maka yang masuk piutang adalah Rp 300.000.
Kartu Jatuh Tempo menampilkan total tagihan yang sudah jatuh tempo dan belum lunas.
Tagihan masuk jatuh tempo jika:
Tanggal jatuh tempo sudah hari ini atau sudah lewat.
Status faktur masih Terbit atau Sebagian.
Masih ada sisa tagihan.
Kartu ini penting untuk mengetahui penyewa mana yang perlu segera diingatkan.
Kartu Tagihan Lunas menampilkan total tagihan yang sudah lunas sesuai periode filter.
Jika periode dipilih Bulan Ini, maka kartu ini menampilkan tagihan lunas pada bulan ini.
Data ini membantu pengelola melihat jumlah tagihan yang berhasil diselesaikan.
Kartu Transaksi Terbayar menampilkan total pembayaran yang masuk sesuai periode filter.
Yang dihitung adalah transaksi pembayaran, termasuk:
Pembayaran pokok
Denda yang dibayar
Biaya lain yang dibayar
Kartu ini membantu pengelola melihat uang yang benar-benar masuk dari transaksi pembayaran.
Tagihan Lunas melihat nilai faktur yang sudah berstatus lunas.
Transaksi Terbayar melihat jumlah pembayaran yang masuk berdasarkan transaksi pembayaran.
Contoh:
Jika penyewa membayar sebagian, maka bisa masuk ke transaksi terbayar, tetapi tagihannya belum tentu masuk ke tagihan lunas.
Di bawah kartu ringkasan tersedia beberapa bagian detail:
Detail Tagihan Terbit
Detail Tagihan Jatuh Tempo
Detail Tagihan Lunas
Detail Transaksi Pembayaran
Pengelola bisa klik bagian tersebut untuk langsung menuju daftar data yang diinginkan.
Bagian Detail Tagihan Terbit menampilkan daftar tagihan yang sudah dibuat atau diterbitkan.
Data yang ditampilkan bisa berisi tagihan dengan status:
Terbit
Sebagian
Lunas
Bagian ini berguna untuk melihat seluruh tagihan yang sudah keluar dalam periode filter.
Nomor faktur tagihan.
Biasanya juga menampilkan periode ke berapa.
Contoh:
Periode ke-1
INV-KOST-202606-0001-001
Menampilkan nama penyewa dan nomor HP.
Menampilkan property dan kamar penyewa.
Jika ada nomor kamar, nomor tersebut juga ditampilkan.
Menampilkan periode tagihan.
Contoh:
1 Juni 2026 s/d 30 Juni 2026
Tanggal tagihan dibuat atau dikirim.
Tanggal batas pembayaran tagihan.
Menampilkan status faktur.
Contoh:
Terbit
Sebagian
Lunas
Batal
Draft
Total nilai faktur/tagihan.
Jumlah yang sudah dibayar oleh penyewa.
Sisa tagihan yang belum dibayar.
Jika sisa masih ada, biasanya ditampilkan sebagai perhatian.
Bagian Detail Tagihan Jatuh Tempo menampilkan tagihan yang sudah jatuh tempo dan belum lunas.
Data ini penting untuk monitoring tunggakan.
Tagihan masuk bagian ini jika:
Tanggal jatuh tempo sudah hari ini atau sudah lewat.
Status faktur masih Terbit atau Sebagian.
Masih ada sisa tagihan.
Pada bagian jatuh tempo, sistem menampilkan label status waktu.
Contoh:
Artinya tagihan jatuh tempo 3 hari lagi.
Artinya tagihan jatuh tempo pada hari ini.
Artinya tagihan sudah melewati jatuh tempo selama 5 hari.
Bagian Detail Tagihan Lunas menampilkan tagihan yang sudah lunas.
Data ini mengikuti periode filter.
Contoh:
Jika filter dipilih Bulan Ini, maka yang tampil adalah tagihan yang lunas pada bulan ini.
Data yang ditampilkan meliputi:
Nomor faktur
Penyewa
Property/kamar
Periode tagihan
Tanggal lunas
Status
Total
Terbayar
Sisa
Pada tagihan lunas, sisa tagihan biasanya Rp 0.
Bagian Detail Transaksi Pembayaran menampilkan daftar pembayaran yang sudah masuk.
Bagian ini lebih fokus pada transaksi, bukan faktur.
Satu tagihan bisa memiliki lebih dari satu transaksi pembayaran.
Contoh:
Tagihan Rp 500.000
Pembayaran pertama Rp 200.000
Pembayaran kedua Rp 300.000
Maka ada 2 transaksi pembayaran, dan tagihan menjadi lunas.
Tanggal pembayaran dilakukan atau dicatat.
Nomor faktur yang dibayar.
Nama penyewa dan nomor HP.
Property dan kamar penyewa.
Periode tagihan yang dibayar.
Metode pembayaran yang digunakan.
Contoh:
Cash
Transfer
QRIS
Bank tertentu
Metode lain yang dibuat pengelola
Jika ada catatan pembayaran, catatan juga akan ditampilkan.
Nominal pembayaran pokok tagihan.
Nominal denda yang dibayar, jika ada.
Nominal biaya lain yang dibayar, jika ada.
Total pembayaran yang masuk dari transaksi tersebut.
Rumusnya:
Pokok + Denda + Biaya Lain
Pada halaman monitoring tagihan, ada beberapa status faktur.
Tagihan masih dalam bentuk draft atau belum benar-benar diterbitkan.
Tagihan sudah dibuat dan siap ditagihkan kepada penyewa.
Tagihan sudah dibayar sebagian, tetapi belum lunas.
Contoh:
Total tagihan Rp 500.000
Sudah dibayar Rp 200.000
Sisa Rp 300.000
Maka statusnya bisa menjadi Sebagian.
Tagihan sudah dibayar penuh.
Sisa tagihan menjadi Rp 0.
Tagihan dibatalkan dan tidak lagi ditagihkan.
Sisa tagihan dihitung dari:
Total faktur - Total pembayaran
Contoh:
Total faktur: Rp 500.000
Sudah dibayar: Rp 200.000
Sisa tagihan: Rp 300.000
Jika sisa masih lebih dari 0, berarti penyewa masih memiliki kewajiban pembayaran.
Pada tabel detail, pengelola bisa klik baris tagihan.
Setelah diklik, sistem akan membuka halaman tagihan penyewa.
Dari halaman tersebut, pengelola bisa melihat detail tagihan per penyewa dan melakukan tindakan lanjutan sesuai fitur yang tersedia.
Contoh tindakan lanjutan:
Melihat daftar tagihan penyewa.
Mencatat pembayaran.
Mengirim tagihan via WhatsApp.
Melihat status lunas atau belum lunas.
Mengunduh atau melihat faktur/kwitansi jika tersedia.
Jika data tagihan banyak, sistem akan membagi data menjadi beberapa halaman.
Di bagian bawah tabel akan muncul tombol pagination.
Contoh:
Prev
1
2
3
Next
Gunakan pagination untuk melihat data berikutnya.
Buka halaman Monitoring Tagihan.
Pilih periode Bulan Ini.
Lihat kartu Total Piutang.
Lihat bagian Detail Tagihan Jatuh Tempo.
Klik baris penyewa yang ingin dicek.
Lanjutkan ke halaman tagihan penyewa.
Pilih periode Hari Ini.
Lihat kartu Transaksi Terbayar.
Buka bagian Detail Transaksi Pembayaran.
Cek daftar pembayaran yang masuk hari ini.
Pilih periode yang diinginkan.
Buka bagian Detail Tagihan Lunas.
Cek daftar faktur yang sudah lunas.
Klik data jika ingin melihat detail penyewa.
Pilih property pada filter.
Klik tombol filter.
Sistem hanya menampilkan tagihan dari property tersebut.
Lihat total piutang, jatuh tempo, lunas, dan transaksi khusus property itu.
Isi kolom pencarian dengan nama penyewa atau nomor HP.
Klik tombol filter.
Sistem menampilkan tagihan yang sesuai.
Klik baris tagihan untuk membuka detail penyewa.
Halaman Monitoring Tagihan cocok digunakan saat:
Mengecek tagihan harian.
Mengecek tagihan bulanan.
Mengecek penyewa yang menunggak.
Melihat total piutang kost.
Mengecek pembayaran yang sudah masuk.
Menyusun laporan sederhana.
Memantau status tagihan semua property.
Mengontrol tagihan dari banyak kamar.
Gunakan filter Bulan Ini untuk monitoring bulanan.
Gunakan filter Jatuh Tempo untuk menindaklanjuti penyewa yang belum membayar.
Gunakan pencarian nama atau nomor HP jika ingin mencari satu penyewa tertentu.
Gunakan filter property jika memiliki beberapa kost.
Periksa kolom Sisa untuk mengetahui tagihan yang belum lunas.
Periksa Detail Transaksi Pembayaran untuk melihat pembayaran yang benar-benar masuk.
Klik baris tagihan untuk membuka detail tagihan penyewa.
Gunakan pagination jika data terlalu banyak.
Reset filter jika data yang dicari tidak muncul.
Total piutang dihitung dari tagihan Terbit atau Sebagian yang masih memiliki sisa.
Tagihan jatuh tempo dihitung berdasarkan tanggal jatuh tempo sampai tanggal sistem.
Tagihan lunas mengikuti periode filter berdasarkan tanggal lunas.
Transaksi pembayaran mengikuti periode filter berdasarkan tanggal bayar.
Jika mode test tanggal aktif, perhitungan tanggal mengikuti tanggal simulasi.
Jika data tidak muncul, cek filter periode, property, dan pencarian.
Jika tabel tagihan belum tersedia, sistem akan menampilkan pemberitahuan bahwa tabel utama belum lengkap.
Halaman Monitoring Tagihan membantu pengelola melihat kondisi tagihan kost secara cepat dan rapi.
Dengan halaman ini, pengelola bisa mengetahui:
Berapa total piutang.
Tagihan mana yang sudah jatuh tempo.
Tagihan mana yang sudah lunas.
Pembayaran apa saja yang sudah masuk.
Penyewa mana yang masih memiliki sisa tagihan.
Halaman ini sangat berguna untuk memantau arus pembayaran kost dan memastikan tagihan penyewa tidak terlewat.