Monitor Tagihan

Melihat Tagihan yang Belum Lunas dan Terbit


Panduan Monitoring Tagihan APPKOS

1. Apa Itu Halaman Monitoring Tagihan?

Halaman Monitoring Tagihan digunakan untuk memantau seluruh tagihan penyewa dalam satu tempat.

Di halaman ini, pengelola bisa melihat:

  • Total piutang

  • Tagihan yang sudah jatuh tempo

  • Tagihan yang sudah lunas

  • Transaksi pembayaran

  • Detail faktur/tagihan penyewa

  • Sisa tagihan yang belum dibayar

Halaman ini membantu pengelola mengetahui kondisi tagihan kost secara cepat tanpa harus membuka data penyewa satu per satu.


2. Fungsi Utama Monitoring Tagihan

Melalui halaman ini, pengelola bisa:

  • Melihat tagihan yang sudah diterbitkan.

  • Melihat tagihan yang belum lunas.

  • Melihat tagihan yang sudah jatuh tempo.

  • Melihat tagihan yang sudah lunas.

  • Melihat transaksi pembayaran yang sudah masuk.

  • Mencari tagihan berdasarkan nama penyewa, kamar, property, atau nomor faktur.

  • Memfilter tagihan berdasarkan periode tanggal.

  • Memfilter berdasarkan property.

  • Membuka detail tagihan penyewa.


5. Filter Monitoring Tagihan

Di bagian atas halaman tersedia filter untuk mempermudah pencarian data.

Periode

Filter periode digunakan untuk menentukan rentang tanggal data yang ingin dilihat.

Pilihan periode:

  • Hari Ini

  • 7 Hari Terakhir

  • Bulan Ini

  • Custom

  • Semua Tanggal


Hari Ini

Menampilkan data berdasarkan tanggal hari ini.

Cocok untuk melihat aktivitas tagihan dan pembayaran hari ini.


7 Hari Terakhir

Menampilkan data dalam 7 hari terakhir.

Cocok untuk melihat tagihan atau pembayaran yang baru terjadi dalam minggu ini.


Bulan Ini

Menampilkan data pada bulan berjalan.

Ini adalah pilihan yang umum digunakan untuk monitoring tagihan bulanan.


Custom

Pengelola bisa memilih tanggal awal dan tanggal akhir sendiri.

Gunakan pilihan ini jika ingin melihat data pada periode tertentu.

Contoh:

  • 1 Juni sampai 15 Juni

  • 1 Januari sampai 31 Januari

  • Periode laporan tertentu


Semua Tanggal

Menampilkan data dari semua tanggal yang tersedia.

Gunakan pilihan ini jika ingin melihat seluruh riwayat tagihan tanpa dibatasi periode.


6. Tanggal Dari dan Tanggal Sampai

Jika memilih periode Custom, pengelola bisa mengisi:

  • Tanggal Dari

  • Tanggal Sampai

Contoh:

Tanggal Dari: 2026-06-01
Tanggal Sampai: 2026-06-30

Jika periode bukan Custom, tanggal biasanya mengikuti pilihan periode yang dipilih.


7. Filter Property

Filter property digunakan untuk menampilkan data tagihan dari property tertentu.

Contoh:

  • Semua Property

  • Kost Mawar

  • Kost Melati

  • Rumah Sewa Ahmad Yani

Jika pengelola memiliki banyak property, filter ini membantu melihat tagihan per lokasi.


8. Kolom Cari

Kolom pencarian digunakan untuk mencari data tagihan lebih cepat.

Pengelola bisa mencari berdasarkan:

  • Nomor faktur

  • Nama penyewa

  • Nomor HP penyewa

  • Kode penyewa

  • Nama property

  • Nama kamar

  • Nomor kamar

  • Metode pembayaran

Contoh pencarian:

  • “INV”

  • “Siti”

  • “A1”

  • “0812”

  • “Kost Mawar”


9. Limit Data

Limit digunakan untuk menentukan jumlah data yang ditampilkan per halaman.

Pilihan limit:

  • 10 data

  • 15 data

  • 25 data

  • 50 data

  • 100 data

Jika data banyak, gunakan pagination di bagian bawah tabel untuk melihat halaman berikutnya.


10. Tombol Reset

Tombol Reset digunakan untuk mengembalikan filter ke kondisi awal.

Gunakan tombol ini jika ingin membersihkan pencarian dan kembali melihat data default.


11. Kartu Ringkasan Monitoring

Di bagian atas halaman, ada beberapa kartu ringkasan.

Kartu ini membantu pengelola melihat kondisi tagihan secara cepat.


12. Total Piutang

Kartu Total Piutang menampilkan jumlah tagihan yang masih belum lunas.

Yang dihitung adalah tagihan dengan status:

  • Terbit

  • Sebagian

Jika tagihan sudah lunas, maka tidak masuk ke piutang.

Total piutang membantu pengelola mengetahui berapa uang sewa yang masih harus ditagih.


Contoh

Total faktur: Rp 500.000
Sudah dibayar: Rp 200.000
Sisa tagihan: Rp 300.000

Maka yang masuk piutang adalah Rp 300.000.


13. Jatuh Tempo

Kartu Jatuh Tempo menampilkan total tagihan yang sudah jatuh tempo dan belum lunas.

Tagihan masuk jatuh tempo jika:

  • Tanggal jatuh tempo sudah hari ini atau sudah lewat.

  • Status faktur masih Terbit atau Sebagian.

  • Masih ada sisa tagihan.

Kartu ini penting untuk mengetahui penyewa mana yang perlu segera diingatkan.


14. Tagihan Lunas

Kartu Tagihan Lunas menampilkan total tagihan yang sudah lunas sesuai periode filter.

Jika periode dipilih Bulan Ini, maka kartu ini menampilkan tagihan lunas pada bulan ini.

Data ini membantu pengelola melihat jumlah tagihan yang berhasil diselesaikan.


15. Transaksi Terbayar

Kartu Transaksi Terbayar menampilkan total pembayaran yang masuk sesuai periode filter.

Yang dihitung adalah transaksi pembayaran, termasuk:

  • Pembayaran pokok

  • Denda yang dibayar

  • Biaya lain yang dibayar

Kartu ini membantu pengelola melihat uang yang benar-benar masuk dari transaksi pembayaran.


16. Perbedaan Tagihan Lunas dan Transaksi Terbayar

Tagihan Lunas melihat nilai faktur yang sudah berstatus lunas.

Transaksi Terbayar melihat jumlah pembayaran yang masuk berdasarkan transaksi pembayaran.

Contoh:

Jika penyewa membayar sebagian, maka bisa masuk ke transaksi terbayar, tetapi tagihannya belum tentu masuk ke tagihan lunas.


17. Menu Detail Data

Di bawah kartu ringkasan tersedia beberapa bagian detail:

  1. Detail Tagihan Terbit

  2. Detail Tagihan Jatuh Tempo

  3. Detail Tagihan Lunas

  4. Detail Transaksi Pembayaran

Pengelola bisa klik bagian tersebut untuk langsung menuju daftar data yang diinginkan.


18. Detail Tagihan Terbit

Bagian Detail Tagihan Terbit menampilkan daftar tagihan yang sudah dibuat atau diterbitkan.

Data yang ditampilkan bisa berisi tagihan dengan status:

  • Terbit

  • Sebagian

  • Lunas

Bagian ini berguna untuk melihat seluruh tagihan yang sudah keluar dalam periode filter.


Kolom pada Detail Tagihan Terbit

No Faktur

Nomor faktur tagihan.

Biasanya juga menampilkan periode ke berapa.

Contoh:

Periode ke-1
INV-KOST-202606-0001-001


Penyewa

Menampilkan nama penyewa dan nomor HP.


Property/Kamar

Menampilkan property dan kamar penyewa.

Jika ada nomor kamar, nomor tersebut juga ditampilkan.


Periode

Menampilkan periode tagihan.

Contoh:

1 Juni 2026 s/d 30 Juni 2026


Terbit

Tanggal tagihan dibuat atau dikirim.


Jatuh Tempo

Tanggal batas pembayaran tagihan.


Status

Menampilkan status faktur.

Contoh:

  • Terbit

  • Sebagian

  • Lunas

  • Batal

  • Draft


Total

Total nilai faktur/tagihan.


Terbayar

Jumlah yang sudah dibayar oleh penyewa.


Sisa

Sisa tagihan yang belum dibayar.

Jika sisa masih ada, biasanya ditampilkan sebagai perhatian.


19. Detail Tagihan Jatuh Tempo

Bagian Detail Tagihan Jatuh Tempo menampilkan tagihan yang sudah jatuh tempo dan belum lunas.

Data ini penting untuk monitoring tunggakan.

Tagihan masuk bagian ini jika:

  • Tanggal jatuh tempo sudah hari ini atau sudah lewat.

  • Status faktur masih Terbit atau Sebagian.

  • Masih ada sisa tagihan.


Status Jatuh Tempo

Pada bagian jatuh tempo, sistem menampilkan label status waktu.

Contoh:

H-3

Artinya tagihan jatuh tempo 3 hari lagi.

Hari Ini

Artinya tagihan jatuh tempo pada hari ini.

Lewat 5 hari

Artinya tagihan sudah melewati jatuh tempo selama 5 hari.


20. Detail Tagihan Lunas

Bagian Detail Tagihan Lunas menampilkan tagihan yang sudah lunas.

Data ini mengikuti periode filter.

Contoh:

Jika filter dipilih Bulan Ini, maka yang tampil adalah tagihan yang lunas pada bulan ini.


Kolom pada Detail Tagihan Lunas

Data yang ditampilkan meliputi:

  • Nomor faktur

  • Penyewa

  • Property/kamar

  • Periode tagihan

  • Tanggal lunas

  • Status

  • Total

  • Terbayar

  • Sisa

Pada tagihan lunas, sisa tagihan biasanya Rp 0.


21. Detail Transaksi Pembayaran

Bagian Detail Transaksi Pembayaran menampilkan daftar pembayaran yang sudah masuk.

Bagian ini lebih fokus pada transaksi, bukan faktur.

Satu tagihan bisa memiliki lebih dari satu transaksi pembayaran.

Contoh:

Tagihan Rp 500.000
Pembayaran pertama Rp 200.000
Pembayaran kedua Rp 300.000

Maka ada 2 transaksi pembayaran, dan tagihan menjadi lunas.


Kolom pada Detail Transaksi Pembayaran

Tanggal Bayar

Tanggal pembayaran dilakukan atau dicatat.


No Faktur

Nomor faktur yang dibayar.


Penyewa

Nama penyewa dan nomor HP.


Property/Kamar

Property dan kamar penyewa.


Periode

Periode tagihan yang dibayar.


Metode

Metode pembayaran yang digunakan.

Contoh:

  • Cash

  • Transfer

  • QRIS

  • Bank tertentu

  • Metode lain yang dibuat pengelola

Jika ada catatan pembayaran, catatan juga akan ditampilkan.


Pokok

Nominal pembayaran pokok tagihan.


Denda

Nominal denda yang dibayar, jika ada.


Biaya Lain

Nominal biaya lain yang dibayar, jika ada.


Total Bayar

Total pembayaran yang masuk dari transaksi tersebut.

Rumusnya:

Pokok + Denda + Biaya Lain


22. Status Faktur

Pada halaman monitoring tagihan, ada beberapa status faktur.


Draft

Tagihan masih dalam bentuk draft atau belum benar-benar diterbitkan.


Terbit

Tagihan sudah dibuat dan siap ditagihkan kepada penyewa.


Sebagian

Tagihan sudah dibayar sebagian, tetapi belum lunas.

Contoh:

Total tagihan Rp 500.000
Sudah dibayar Rp 200.000
Sisa Rp 300.000

Maka statusnya bisa menjadi Sebagian.


Lunas

Tagihan sudah dibayar penuh.

Sisa tagihan menjadi Rp 0.


Batal

Tagihan dibatalkan dan tidak lagi ditagihkan.


23. Cara Membaca Sisa Tagihan

Sisa tagihan dihitung dari:

Total faktur - Total pembayaran

Contoh:

Total faktur: Rp 500.000
Sudah dibayar: Rp 200.000

Sisa tagihan: Rp 300.000

Jika sisa masih lebih dari 0, berarti penyewa masih memiliki kewajiban pembayaran.


24. Cara Membuka Detail Tagihan Penyewa

Pada tabel detail, pengelola bisa klik baris tagihan.

Setelah diklik, sistem akan membuka halaman tagihan penyewa.

Dari halaman tersebut, pengelola bisa melihat detail tagihan per penyewa dan melakukan tindakan lanjutan sesuai fitur yang tersedia.

Contoh tindakan lanjutan:

  • Melihat daftar tagihan penyewa.

  • Mencatat pembayaran.

  • Mengirim tagihan via WhatsApp.

  • Melihat status lunas atau belum lunas.

  • Mengunduh atau melihat faktur/kwitansi jika tersedia.


25. Pagination

Jika data tagihan banyak, sistem akan membagi data menjadi beberapa halaman.

Di bagian bawah tabel akan muncul tombol pagination.

Contoh:

  • Prev

  • 1

  • 2

  • 3

  • Next

Gunakan pagination untuk melihat data berikutnya.


26. Contoh Penggunaan Monitoring Tagihan

Contoh 1: Melihat Tunggakan Bulan Ini

  1. Buka halaman Monitoring Tagihan.

  2. Pilih periode Bulan Ini.

  3. Lihat kartu Total Piutang.

  4. Lihat bagian Detail Tagihan Jatuh Tempo.

  5. Klik baris penyewa yang ingin dicek.

  6. Lanjutkan ke halaman tagihan penyewa.


Contoh 2: Mengecek Pembayaran Hari Ini

  1. Pilih periode Hari Ini.

  2. Lihat kartu Transaksi Terbayar.

  3. Buka bagian Detail Transaksi Pembayaran.

  4. Cek daftar pembayaran yang masuk hari ini.


Contoh 3: Melihat Tagihan yang Sudah Lunas

  1. Pilih periode yang diinginkan.

  2. Buka bagian Detail Tagihan Lunas.

  3. Cek daftar faktur yang sudah lunas.

  4. Klik data jika ingin melihat detail penyewa.


Contoh 4: Melihat Tagihan Property Tertentu

  1. Pilih property pada filter.

  2. Klik tombol filter.

  3. Sistem hanya menampilkan tagihan dari property tersebut.

  4. Lihat total piutang, jatuh tempo, lunas, dan transaksi khusus property itu.


Contoh 5: Mencari Tagihan Penyewa

  1. Isi kolom pencarian dengan nama penyewa atau nomor HP.

  2. Klik tombol filter.

  3. Sistem menampilkan tagihan yang sesuai.

  4. Klik baris tagihan untuk membuka detail penyewa.


27. Kapan Halaman Ini Digunakan?

Halaman Monitoring Tagihan cocok digunakan saat:

  • Mengecek tagihan harian.

  • Mengecek tagihan bulanan.

  • Mengecek penyewa yang menunggak.

  • Melihat total piutang kost.

  • Mengecek pembayaran yang sudah masuk.

  • Menyusun laporan sederhana.

  • Memantau status tagihan semua property.

  • Mengontrol tagihan dari banyak kamar.


28. Tips Menggunakan Monitoring Tagihan

  • Gunakan filter Bulan Ini untuk monitoring bulanan.

  • Gunakan filter Jatuh Tempo untuk menindaklanjuti penyewa yang belum membayar.

  • Gunakan pencarian nama atau nomor HP jika ingin mencari satu penyewa tertentu.

  • Gunakan filter property jika memiliki beberapa kost.

  • Periksa kolom Sisa untuk mengetahui tagihan yang belum lunas.

  • Periksa Detail Transaksi Pembayaran untuk melihat pembayaran yang benar-benar masuk.

  • Klik baris tagihan untuk membuka detail tagihan penyewa.

  • Gunakan pagination jika data terlalu banyak.

  • Reset filter jika data yang dicari tidak muncul.


29. Catatan Penting

  • Total piutang dihitung dari tagihan Terbit atau Sebagian yang masih memiliki sisa.

  • Tagihan jatuh tempo dihitung berdasarkan tanggal jatuh tempo sampai tanggal sistem.

  • Tagihan lunas mengikuti periode filter berdasarkan tanggal lunas.

  • Transaksi pembayaran mengikuti periode filter berdasarkan tanggal bayar.

  • Jika mode test tanggal aktif, perhitungan tanggal mengikuti tanggal simulasi.

  • Jika data tidak muncul, cek filter periode, property, dan pencarian.

  • Jika tabel tagihan belum tersedia, sistem akan menampilkan pemberitahuan bahwa tabel utama belum lengkap.


30. Kesimpulan

Halaman Monitoring Tagihan membantu pengelola melihat kondisi tagihan kost secara cepat dan rapi.

Dengan halaman ini, pengelola bisa mengetahui:

  • Berapa total piutang.

  • Tagihan mana yang sudah jatuh tempo.

  • Tagihan mana yang sudah lunas.

  • Pembayaran apa saja yang sudah masuk.

  • Penyewa mana yang masih memiliki sisa tagihan.

Halaman ini sangat berguna untuk memantau arus pembayaran kost dan memastikan tagihan penyewa tidak terlewat.