Setting Form Konfirmasi


Dokumentasi Setting Form Konfirmasi Sewa APPKOS

1. Apa Itu Form Konfirmasi Sewa?

Form Konfirmasi Sewa adalah form lanjutan setelah calon penyewa mengisi Form Pengajuan Awal.

Jika Form Pengajuan Awal digunakan untuk menyaring calon penyewa secara cepat, maka Form Konfirmasi Sewa digunakan untuk melengkapi data dan mengirim bukti pembayaran.

Form ini biasanya digunakan setelah pengajuan awal disetujui atau setelah calon penyewa diarahkan untuk melanjutkan proses sewa.


2. Perbedaan Form Pengajuan Awal dan Form Konfirmasi Sewa

Form Pengajuan Awal

Form ini bersifat ringan dan sederhana.

Biasanya berisi data awal seperti:

  • Nama

  • Nomor HP WhatsApp

  • Jenis kelamin

  • Pilihan kamar

  • Tanggal rencana masuk

  • Tanggal lahir

  • Ketentuan kost

Tujuannya adalah untuk menyaring calon penyewa terlebih dahulu.


Form Konfirmasi Sewa

Form ini digunakan setelah calon penyewa lebih serius untuk melanjutkan proses sewa.

Biasanya berisi:

  • Data diri tambahan

  • Upload gambar KTP

  • Upload foto diri

  • Upload bukti transfer

  • Catatan konfirmasi

  • Persetujuan ketentuan

  • Konfirmasi pembayaran

Tujuannya adalah agar pengelola mendapatkan data yang lebih lengkap sebelum penyewa benar-benar diterima.


3. Fungsi Setting Form Konfirmasi Sewa

Setting Form Konfirmasi Sewa digunakan untuk mengatur isi form konfirmasi.

Melalui menu ini, pengelola bisa menentukan:

  • Form aktif atau tidak.

  • Data apa saja yang ditampilkan.

  • Data apa saja yang wajib diisi.

  • Apakah calon penyewa wajib upload KTP.

  • Apakah calon penyewa wajib upload foto diri.

  • Apakah calon penyewa wajib upload bukti transfer.

  • Apakah ketentuan sewa ditampilkan.

  • Apakah calon penyewa harus menyetujui ketentuan.

  • Isi catatan default.

  • Pesan setelah submit.

  • Template WhatsApp ke penyewa.

  • Template WhatsApp ke pengelola.


4. Cara Membuka Setting Form Konfirmasi Sewa

Untuk membuka pengaturan ini:

  1. Masuk ke aplikasi APPKOS.

  2. Buka menu Pengaturan.

  3. Pilih Setting Form Konfirmasi Sewa.

  4. Pilih property yang ingin diatur.

  5. Atur field dan tambahan form sesuai kebutuhan.

  6. Atur notifikasi setelah submit.

  7. Klik Simpan Setting.

Setiap property bisa memiliki pengaturan Form Konfirmasi Sewa yang berbeda.


5. Dasar Form

Pada bagian Dasar Form, pengelola akan melihat beberapa informasi utama.

Properti

Pilih property yang ingin diatur form konfirmasinya.

Contoh:

  • Kost Mawar

  • Kost Putri Melati

  • Rumah Sewa Ahmad Yani

Pengaturan yang disimpan hanya berlaku untuk property yang dipilih.


Nama Form

Nama form adalah Form Konfirmasi Sewa.

Nama ini digunakan sebagai identitas bahwa form tersebut adalah form lanjutan untuk proses konfirmasi sewa.


Slug Form

Slug form mengikuti slug property.

Slug ini digunakan untuk membuat link formulir publik.

Contoh:

Jika slug property adalah kost-mawar, maka link konfirmasi akan dibuat berdasarkan slug tersebut.

Pengelola tidak perlu mengubah slug secara manual.


Aktifkan Form Ini

Jika form diaktifkan, calon penyewa bisa membuka dan mengisi Form Konfirmasi Sewa.

Jika form dinonaktifkan, form tidak bisa digunakan untuk menerima konfirmasi.

Fitur ini berguna jika:

  • Pengelola belum siap menerima konfirmasi.

  • Form masih dalam proses pengaturan.

  • Property sedang tidak menerima penyewa baru.

  • Pengelola ingin menutup sementara proses konfirmasi online.


6. Field yang Selalu Wajib

Beberapa data selalu tampil dan wajib karena digunakan sebagai identitas utama pengajuan.

Nama Lengkap

Nama lengkap calon penyewa.

Data ini digunakan untuk mencocokkan pengajuan dan konfirmasi.


Nomor HP WhatsApp

Nomor WhatsApp calon penyewa.

Data ini digunakan untuk komunikasi lanjutan dan pengiriman notifikasi.


7. Data yang Mengikuti Form Pengajuan Awal

Beberapa data akan otomatis mengikuti data dari Form Pengajuan Awal.

Contohnya:

  • Kamar yang dipilih

  • Periode sewa

  • Jumlah periode

  • Tanggal rencana masuk

  • Data lain yang sebelumnya sudah diminta di Form Pengajuan Awal

Jika sebuah data sudah ditampilkan atau diwajibkan di Form Pengajuan Awal, maka data tersebut otomatis ikut tampil di Form Konfirmasi Sewa.

Tujuannya agar data tetap konsisten dan tidak berubah sembarangan.

Contoh:

Jika di Form Pengajuan Awal calon penyewa sudah memilih Kamar A1, maka pada Form Konfirmasi Sewa data kamar tersebut mengikuti pengajuan awal.


8. Pengaturan Field Form Konfirmasi

Pengelola bisa mengatur field tambahan yang akan muncul pada Form Konfirmasi Sewa.

Ada dua pilihan:

Tampilkan

Jika dicentang, field tersebut akan muncul di Form Konfirmasi Sewa.

Wajib

Jika dicentang, calon penyewa harus mengisi field tersebut.

Jika tidak diisi, form tidak bisa dikirim.

Jika sebuah field dibuat Wajib, maka field tersebut otomatis dianggap Tampil.

Jika field tidak ditampilkan, maka field tersebut tidak perlu diisi oleh calon penyewa.


9. Daftar Field yang Bisa Diatur

Jenis Kelamin

Menampilkan data jenis kelamin calon penyewa.

Field ini biasanya sudah diisi di Form Pengajuan Awal. Jika aktif di form awal, data ini otomatis ikut tampil di Form Konfirmasi.


Tanggal Lahir

Menampilkan tanggal lahir calon penyewa.

Field ini berguna untuk memastikan umur penyewa sesuai ketentuan.


Status Penyewa

Menampilkan status calon penyewa.

Contoh:

  • Sekolah

  • Kuliah

  • Kerja

  • Transit

  • Titip barang

  • Rumah tangga


Alamat Asal

Alamat asal calon penyewa.

Data ini berguna untuk administrasi dan identitas penyewa.


Status Pernikahan

Menampilkan status pernikahan calon penyewa.

Field ini bisa digunakan jika pengelola membutuhkan data status keluarga penyewa.


Asal Kota/Kabupaten

Menampilkan kota atau kabupaten asal calon penyewa.

Contoh:

  • Banjarmasin

  • Banjarbaru

  • Martapura

  • Balikpapan

  • Surabaya


Instansi / Kampus / Tempat Kerja

Menampilkan asal kampus, sekolah, kantor, atau tempat kerja calon penyewa.

Field ini cocok untuk kost mahasiswa, karyawan, atau pekerja.


Pekerjaan

Menampilkan pekerjaan calon penyewa.

Contoh:

  • Mahasiswa

  • Karyawan

  • Wiraswasta

  • Guru

  • Perawat

  • Dokter

  • Pegawai kantor


Kontak Darurat

Menampilkan nomor kontak darurat.

Kontak darurat bisa berupa:

  • Orang tua

  • Saudara

  • Pasangan

  • Wali

  • Teman dekat

Field ini sangat disarankan untuk diwajibkan agar pengelola memiliki nomor yang bisa dihubungi jika terjadi keadaan penting.


Tanggal Masuk Rencana

Menampilkan tanggal rencana masuk yang sebelumnya diajukan calon penyewa.

Data ini membantu pengelola memastikan jadwal masuk penyewa.


Keterangan Tambahan

Menampilkan kolom catatan tambahan dari calon penyewa.

Contoh isi:

  • “Saya akan masuk sore hari.”

  • “Saya sudah transfer DP.”

  • “Saya ingin kamar dekat parkiran.”

  • “Saya akan membawa barang tanggal 15.”


10. Tambahan Form Konfirmasi

Bagian Tambahan Form Konfirmasi berisi pengaturan khusus yang biasanya dibutuhkan saat calon penyewa melengkapi data.


Tampilkan Blok Masukan Data Tambahan

Jika aktif, Form Konfirmasi akan menampilkan bagian untuk melengkapi data tambahan.

Fitur ini cocok digunakan jika pengelola ingin calon penyewa melengkapi informasi yang belum diisi pada Form Pengajuan Awal.

Jika tidak aktif, form konfirmasi bisa dibuat lebih sederhana.


Wajibkan Gambar KTP

Jika aktif, calon penyewa wajib mengupload gambar KTP.

Fitur ini berguna untuk melengkapi identitas penyewa.

Disarankan digunakan untuk proses administrasi yang lebih aman dan rapi.


Wajibkan Foto Diri

Jika aktif, calon penyewa wajib mengupload foto diri.

Fitur ini membantu pengelola mengenali penyewa dan mencocokkan data dengan identitas.


Wajibkan Bukti Transfer

Jika aktif, calon penyewa wajib mengupload bukti transfer.

Fitur ini cocok digunakan jika metode pembayaran dilakukan melalui transfer manual.

Dengan bukti transfer, pengelola bisa lebih mudah mengecek pembayaran.


Tampilkan Ketentuan Sewa

Jika aktif, Form Konfirmasi akan menampilkan ketentuan sewa kepada calon penyewa.

Ketentuan ini bisa berisi aturan tambahan sebelum penyewa benar-benar diterima.


Penyewa Harus Setuju Ketentuan di Form Konfirmasi

Jika aktif, calon penyewa harus menyetujui ketentuan sebelum mengirim form.

Jika tidak dicentang oleh calon penyewa, form tidak bisa dikirim.

Fitur ini penting agar penyewa menyatakan setuju terhadap aturan yang berlaku.


11. Ketentuan Sewa

Pada bagian ini, pengelola bisa menulis ketentuan sewa yang ingin ditampilkan pada Form Konfirmasi.

Contoh isi ketentuan:

  1. Data yang dikirim harus benar dan dapat dipertanggungjawabkan.

  2. Bukti transfer akan diperiksa oleh pengelola.

  3. Pembayaran dianggap sah setelah dikonfirmasi oleh pengelola.

  4. Penyewa wajib mengikuti aturan kost.

  5. Jika data tidak sesuai, pengajuan dapat dibatalkan.

  6. Deposit mengikuti ketentuan masing-masing property.

Ketentuan ini dapat disesuaikan dengan aturan kost masing-masing.


12. Catatan Konfirmasi Default

Catatan Konfirmasi Default adalah catatan bawaan yang bisa muncul pada form konfirmasi.

Fitur ini berguna jika pengelola ingin memberikan arahan atau contoh catatan kepada calon penyewa.

Contoh:

“Silakan tulis keterangan pembayaran, nama rekening pengirim, atau informasi tambahan lainnya.”

Atau:

“Contoh: Saya sudah transfer DP dari rekening BCA atas nama Andi.”

Jika tidak diperlukan, bagian ini bisa dikosongkan.


13. Notifikasi Setelah Submit

Bagian ini digunakan untuk mengatur pesan yang muncul setelah calon penyewa berhasil mengirim Form Konfirmasi Sewa.

Contoh pesan:

“Konfirmasi sewa berhasil dikirim. Terima kasih, kami akan segera memeriksa pembayaran Anda.”

Pesan ini penting agar calon penyewa tahu bahwa data dan bukti pembayaran sudah berhasil masuk ke sistem.


14. Pengaturan WhatsApp

Pengaturan koneksi WhatsApp/Fonnte tidak diatur di halaman ini.

Koneksi WhatsApp diatur dari menu pengaturan utama.

Pada Setting Form Konfirmasi Sewa, pengelola hanya mengatur:

  • Apakah WhatsApp dikirim ke penyewa.

  • Isi template WhatsApp untuk penyewa.

  • Apakah WhatsApp dikirim ke pengelola.

  • Isi template WhatsApp untuk pengelola.


15. Kirim WhatsApp ke Penyewa

Jika fitur ini aktif, calon penyewa akan menerima WhatsApp setelah berhasil mengirim Form Konfirmasi Sewa.

Pesan ini bisa berisi informasi bahwa konfirmasi sudah diterima dan sedang menunggu verifikasi.

Contoh pesan:

“Halo [nama_penyewa], konfirmasi sewa Anda sudah kami terima.

Kode pengajuan: [kode_pengajuan]
Properti: [nama_properti]
Kamar: [nama_kamar] [no_kamar]
Catatan: [catatan_konfirmasi]

Kami akan segera melakukan verifikasi.”

Manfaat fitur ini:

  • Calon penyewa merasa lebih tenang karena konfirmasinya sudah diterima.

  • Proses terlihat lebih profesional.

  • Mengurangi pertanyaan ulang seperti “Bukti transfer saya sudah masuk belum?”


16. Kirim WhatsApp ke Pengelola

Jika fitur ini aktif, pengelola akan menerima WhatsApp saat ada konfirmasi sewa masuk.

Contoh pesan:

“Ada konfirmasi sewa masuk.

Kode: [kode_pengajuan]
Nama: [nama_penyewa]
HP: [no_hp]
Properti: [nama_properti]
Kamar: [nama_kamar] [no_kamar]
Catatan: [catatan_konfirmasi]

Link detail: [link_detail_pengajuan]”

Manfaat fitur ini:

  • Pengelola cepat tahu ada calon penyewa yang mengirim konfirmasi.

  • Pengelola bisa segera mengecek bukti transfer.

  • Tidak perlu sering membuka dashboard untuk mengecek manual.

  • Proses ACC bisa lebih cepat.


17. Parameter Template

Parameter template adalah kode khusus yang bisa dimasukkan ke pesan WhatsApp, ketentuan, atau notifikasi.

Nantinya kode tersebut akan otomatis berubah menjadi data asli sesuai pengajuan.

Contoh:

Jika template berisi:

“Halo [nama_penyewa], konfirmasi Anda sudah kami terima.”

Maka pesan yang diterima penyewa bisa menjadi:

“Halo Siti Aminah, konfirmasi Anda sudah kami terima.”


Daftar Parameter yang Bisa Digunakan

  • [kode_pengajuan]

  • [nama_penyewa]

  • [no_hp]

  • [jenis_kelamin]

  • [tanggal_lahir]

  • [status_penyewa]

  • [alamat_asal]

  • [asal_kota]

  • [instansi]

  • [pekerjaan]

  • [tanggal_masuk]

  • [durasi_tipe]

  • [durasi_nilai]

  • [label_periode]

  • [label_periode_lower]

  • [nama_properti]

  • [alamat_properti]

  • [tipe_hunian]

  • [nama_kamar]

  • [no_kamar]

  • [catatan_konfirmasi]

  • [nama_pengelola]

  • [hp_pengelola]

  • [link_detail_pengajuan]

  • [tanggal_submit]

  • [tanggal_konfirmasi]

Gunakan parameter ini agar pesan terlihat otomatis dan personal.


18. Link Formulir Publik

Pada halaman Setting Form Konfirmasi Sewa, sistem menyediakan contoh link formulir publik.

Link ini bisa digunakan untuk membuka Form Konfirmasi Sewa.

Pengelola bisa:

  • Melihat formulir

  • Membuka formulir di halaman baru

  • Menyalin link formulir

Link ini dapat dikirim kepada calon penyewa yang sudah melewati tahap pengajuan awal.

Namun dalam praktiknya, link konfirmasi biasanya diberikan setelah calon penyewa melakukan pengajuan dan pengelola menyetujui proses lanjutannya.


19. Contoh Alur Penggunaan Form Konfirmasi

Berikut contoh alur yang umum digunakan:

  1. Calon penyewa mengisi Form Pengajuan Awal.

  2. Pengelola menerima pengajuan.

  3. Pengelola mengecek data calon penyewa.

  4. Jika sesuai, pengelola menyetujui pengajuan.

  5. Calon penyewa diarahkan ke Form Konfirmasi Sewa.

  6. Calon penyewa melengkapi data tambahan.

  7. Calon penyewa upload KTP, foto diri, dan bukti transfer jika diwajibkan.

  8. Calon penyewa menyetujui ketentuan sewa.

  9. Calon penyewa mengirim Form Konfirmasi.

  10. Penyewa menerima WhatsApp bahwa konfirmasi sudah diterima.

  11. Pengelola menerima WhatsApp bahwa ada konfirmasi masuk.

  12. Pengelola mengecek detail dan bukti pembayaran.

  13. Jika sesuai, pengelola memproses penyewa sesuai alur APPKOS.


20. Contoh Pengaturan yang Disarankan

Untuk kost dengan transfer manual

Disarankan:

  • Wajibkan bukti transfer.

  • Aktifkan kirim WhatsApp ke pengelola.

  • Aktifkan kirim WhatsApp ke penyewa.

  • Tampilkan ketentuan sewa.

  • Penyewa harus setuju ketentuan.

  • Gunakan catatan konfirmasi default untuk meminta nama rekening pengirim.

Contoh catatan:

“Tulis nama rekening pengirim dan nominal transfer agar mudah dicek.”


Untuk kost yang ingin administrasi lengkap

Disarankan:

  • Wajibkan gambar KTP.

  • Wajibkan foto diri.

  • Wajibkan kontak darurat.

  • Tampilkan alamat asal.

  • Tampilkan asal kota.

  • Tampilkan pekerjaan atau instansi.

  • Penyewa harus setuju ketentuan.


Untuk kost mahasiswa

Disarankan:

  • Tampilkan instansi/kampus.

  • Tampilkan asal kota.

  • Wajibkan kontak darurat.

  • Wajibkan KTP atau kartu identitas jika diperlukan.

  • Aktifkan WhatsApp ke pengelola.


Untuk kost pekerja

Disarankan:

  • Tampilkan pekerjaan.

  • Tampilkan tempat kerja.

  • Wajibkan kontak darurat.

  • Wajibkan gambar KTP.

  • Wajibkan bukti transfer.

  • Tampilkan ketentuan sewa.


Untuk proses yang ingin cepat dan sederhana

Disarankan:

  • Tampilkan hanya data yang penting.

  • Wajibkan bukti transfer saja jika pembayaran manual.

  • Tidak perlu mewajibkan terlalu banyak field.

  • Tetap aktifkan WhatsApp ke pengelola agar konfirmasi cepat diketahui.


21. Tips Menggunakan Form Konfirmasi Sewa

  • Jangan terlalu banyak mewajibkan data jika tidak benar-benar dibutuhkan.

  • Untuk keamanan administrasi, KTP dan kontak darurat sebaiknya diminta.

  • Untuk pembayaran manual, bukti transfer sebaiknya diwajibkan.

  • Gunakan template WhatsApp yang singkat dan jelas.

  • Aktifkan WhatsApp ke pengelola agar tidak terlambat memproses konfirmasi.

  • Gunakan ketentuan sewa agar calon penyewa memahami aturan sebelum diterima.

  • Cek kembali setting setiap property karena setiap property bisa berbeda kebutuhan.


22. Kesimpulan

Setting Form Konfirmasi Sewa digunakan untuk mengatur tahap lanjutan setelah calon penyewa mengajukan sewa.

Form ini membantu pengelola mengumpulkan data yang lebih lengkap, seperti:

  • Data diri tambahan

  • KTP

  • Foto diri

  • Bukti transfer

  • Catatan konfirmasi

  • Persetujuan ketentuan

  • Notifikasi WhatsApp

Dengan Form Konfirmasi Sewa, proses penerimaan penyewa menjadi lebih rapi, aman, dan mudah dipantau.

Form Pengajuan Awal digunakan untuk menyaring calon penyewa secara cepat, sedangkan Form Konfirmasi Sewa digunakan untuk melengkapi data dan memastikan calon penyewa siap melanjutkan proses sewa.