Menu Data User digunakan untuk membuat akun pengguna baru yang dapat mengakses APPKOS, seperti pemilik, pengelola, admin, atau jenis pengguna lain sesuai profil yang tersedia.
Masuk ke menu:
Pengaturan → Data User
Kemudian isi data pengguna pada formulir yang tersedia.
Klik pada gambar profil untuk memilih dan mengganti foto pengguna.
Foto dapat dipotong terlebih dahulu sebelum disimpan.
Isi kode singkat untuk pengguna.
Contoh:
ADM01
PG01
REY
Kode terdiri dari minimal 3 karakter dan maksimal 6 karakter.
Isi nama lengkap pengguna.
Contoh:
Budi Santoso
Pilih profil atau jabatan pengguna.
Profil menentukan menu dan fitur yang dapat digunakan oleh user tersebut.
Contohnya:
Pemilik
Pengelola
Admin
Staff
Pilihan profil dapat berbeda sesuai pengaturan kewenangan yang telah dibuat pada sistem.
Pada bagian Properti yang Boleh Dihandle, pilih properti yang dapat diakses oleh pengguna tersebut.
Contoh:
Seorang pengelola hanya bertugas di:
Kost Melati
Maka cukup centang Kost Melati.
Pengguna tersebut tidak akan mendapatkan akses ke properti lain yang tidak dipilih.
Apabila pengguna bertugas mengelola beberapa properti, centang semua properti yang menjadi tanggung jawabnya.
Gunakan tombol:
Pilih Semua
Untuk memberikan akses ke seluruh properti.
Kosongkan
Untuk membatalkan semua pilihan properti.
Minimal satu properti harus dipilih.
Isi data pengguna seperti:
Tanggal Lahir
Tanggal lahir pengguna.
Nomor HP
Gunakan nomor HP aktif, sebaiknya nomor yang terhubung dengan WhatsApp.
Email
Isi alamat email pengguna apabila tersedia.
Alamat
Isi alamat tempat tinggal pengguna.
Keterangan
Bagian ini dapat digunakan untuk catatan tambahan.
Contoh:
Pengelola shift pagi
atau:
Bertanggung jawab atas Kost Melati dan Kost Anggrek
Username digunakan untuk masuk ke APPKOS.
Contoh:
budi
atau:
pengelola01
Username tidak boleh sama dengan username pengguna lain.
Masukkan password untuk akun tersebut.
Password minimal terdiri dari 6 karakter.
Gunakan tombol bergambar mata untuk melihat atau menyembunyikan password yang sedang diketik.
Setelah semua data selesai diisi, klik:
Simpan
Akun pengguna kemudian dapat digunakan untuk login ke APPKOS.
Untuk mengubah data pengguna:
Cari pengguna pada daftar user.
Klik tombol Edit bergambar pensil.
Ubah data yang diperlukan.
Klik tombol Update.
Saat mengedit pengguna, password tidak perlu diisi apabila tidak ingin mengganti password.
Biarkan kolom password kosong, maka password lama tetap digunakan.
Apabila ingin mengganti password, masukkan password baru pada kolom password kemudian klik Update.
Akses properti dapat diubah kapan saja.
Caranya:
Klik tombol Edit pada pengguna.
Buka pilihan Properti yang Boleh Dihandle.
Centang properti yang boleh dikelola.
Hilangkan centang pada properti yang tidak boleh lagi diakses.
Klik Update.
Setelah diperbarui, pengguna hanya dapat mengakses properti sesuai pilihan yang diberikan.
Pada bagian daftar pengguna tersedia kolom pencarian.
Pencarian dapat digunakan untuk mencari berdasarkan:
Nama
Username
Kode User
Nomor HP
Masukkan kata pencarian kemudian klik Cari.
Jumlah data yang ditampilkan juga dapat diatur menjadi:
10, 25, 50, atau 100 data per halaman.
Untuk menghapus akun pengguna:
Cari pengguna pada daftar user.
Klik tombol merah bergambar tempat sampah.
Sistem akan meminta konfirmasi.
Setujui apabila benar-benar ingin menghapus pengguna tersebut.
Perhatian:
Menghapus user berarti akun tersebut tidak dapat digunakan lagi untuk masuk ke APPKOS.
Beberapa akun tertentu dapat dilindungi oleh sistem sehingga tidak dapat dihapus.
Nama: Bapak Andi
Profil: Pemilik
Properti: Semua Properti
Pengaturan ini cocok untuk pemilik usaha yang perlu melihat seluruh bisnis kost.
Nama: Budi Santoso
Profil: Pengelola
Properti: Kost Melati
Budi hanya akan mengelola dan melihat data yang berkaitan dengan Kost Melati.
Nama: Rina
Profil: Pengelola
Properti:
Kost Melati
Kost Anggrek
Kost Mawar
Rina dapat mengelola ketiga properti tersebut, tetapi tidak mendapatkan akses ke properti lain.
Pastikan setiap pengguna memiliki akun masing-masing.
Hindari menggunakan satu username dan password secara bersama-sama karena setiap pengguna sebaiknya memiliki kewenangan dan akses properti sesuai tanggung jawabnya.
Pengaturan Profil menentukan fitur yang boleh digunakan.
Pengaturan Properti yang Boleh Dihandle menentukan lokasi atau properti mana yang boleh diakses.